Home » » Agar Tubuh Tetap Dingin Saat Berolahraga di Cuaca Panas

Agar Tubuh Tetap Dingin Saat Berolahraga di Cuaca Panas

Posted by Catatan Wong Awam on Monday, 12 May 2014

Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk mendapatkan manfaat terbaik dari berolahraga, maka aktivitas yang satu ini harus dilakukan dengan rutin. Baik pada saat cuaca dingin atau sedang panas, kondisi cuaca tidak harus menghentikan rutinitas Anda berolahraga.
berlatih di cuaca panas Agar Tubuh Tetap Dingin Saat Berolahraga di Cuaca PanasAgar Tubuh Tetap Dingin Saat Berolahraga di Cuaca Panas
Jika kebanyakan orang lebih tahan dengan cuaca dingin saat berolahraga, maka berikut ini adalah trik yang bisa dicoba agar Anda tidak gerah berolahraga di cuaca yang panas.
Adalah Dr Thijs M H Eijsvogels dari departemen fisiologi Radboud University Medical Center, Belanda, mengamati 28 studi tentang teknik pendinginan yang digunakan para atlit profesional. Hampir semua studi terfokus pada teknik pendinginan yang banyak dipakai atlet pria ketika suhu di sekitarnya mencapai 30 derajat Celcius.
20 studi di antaranya juga mengamati teknik ‘precooling‘ yang digunakan sebelum olahraga dimulai. Sebelum berolahraga, atlet-atlet ini memilih memakai rompi pendingin atau berisi cooling packs, berendam di air dingin, minum air dingin, es serut atau kombinasi keduanya. Kemudian saat olahraga berlangsung, mereka juga melakukan metode serupa, kecuali berendam di dalam air dingin.
Teknik pendinginan tersebut ternyata terbukti mampu meningkatkan performa atlet hingga 7 persen daripada mereka yang tidak melakukan teknik pendinginan di atas.
“Tidak hanya membuat para atlet tetap nyaman, cara ini juga membantu meningkatkan performa atlet yang bersangkutan. Ini karena teknik pendinginan tersebut dapat mengurangi jumlah energi yang dibutuhkan tubuh agar tetap dingin. Selain itu tidak menguras tenaga yang seharusnya dialokasikan untuk olahraga itu sendiri,” terang Eijsvogels seperti dilansir Reuters.
“Akan terjadi peningkatan aliran darah dalam tubuh sehingga pasokan oksigen menjadi lancar, terutama menuju otot-otot yang terlibat selama berolahraga,” tandas Eijsvogels.
Lebih lanjut Eijsvogels menerangkan bahwa teknik pendinginan ini tidak hanya meningkatkan performa atlet yang bersangkutan, tetapi juga mencegah mereka dari risiko heat stroke akibat suhu tubuh yang terlalu tinggi akibat berolahraga di cuaca yang panas. 
yahoo.com


0 comments:

Post a comment

Translate

Arsip Blog

.comment-content a {display: none;}